
BANGSA YANG MENGINGAT
Sastra dan Spiritualitas di Balik Ketahanan Iran
Buku ini ditulis setelah saya menghadiri langsung prosesi pemakaman Ayatullah Khamenei di Iran pada akhir Juni hingga awal Juli 2026. Melalui buku ini saya memberikann jawaban dari pertanyaan banyak pihak: mengapa Iran mampu bertahan menghadapi tekanan, isolasi, perang, dan berbagai guncangan selama begitu lama?
Ada yang menjawabnya melalui analisis politik dan geopolitik. Ada yang mengatakan, ini semua karena kekuatan spiritual, atau kekuatan filsafat. Dalam buku ini, saya menelusuri lapisan yang lebih dalam: sejarah peradaban, sastra dan puisi, filsafat, ‘irfan/tasawuf, spiritualitas, ritual, serta memori kolektif masyarakat Iran.
Di dalamnya, saya menggali nilai-nilai yang hidup dalam syair Ferdowsi, Sa‘di, Hafez, dan Rumi; bagaimana syair-syair itu dibaca, dihafal, dikutip, dan diwariskan; serta bagaimana darinya tumbuh keberanian, kesetiaan, kesabaran, dan kemampuan memberi makna kepada penderitaan.
Buku ini juga membahas filsafat, irfan, dan spiritualitas yang hidup di Iran—bukan hanya sebagai gagasan di ruang kuliah, tetapi sebagai cara memandang manusia, kematian, pengorbanan, dan kehidupan bersama. Melalui pendidikan, sastra, ritual, dan keteladanan para pemimpin, gagasan-gagasan itu masuk ke dalam ingatan masyarakat dan menjadi kekuatan nyata ketika bangsa tersebut menghadapi perang, sanksi, dan kehilangan.
Gagasan utamanya, ketahanan bangsa tidak hanya bertumpu pada kekuatan material. Ada infrastruktur kebudayaan dan intelektual yang membentuk cara masyarakat memaknai penderitaan, kehilangan, pengorbanan, dan masa depan. Filsafat dan ‘irfan, dengan demikian, bukan sekadar wacana abstrak, melainkan juga kekuatan yang membentuk manusia dan ketahanan peradaban.
Tebal: 396 halaman
Harga: Rp135.000
Pemesanan: WA : 0852-1157-8784(E. Sri Mulyati)

KATA PENGANTAR DINA Y. SULAEMAN
Menulis buku ini tidak mudah.
Continue reading “[Buku] Bangsa yang Mengingat: Sastra dan Spiritualitas di Balik Ketahanan Iran”
